Home > Australia > 5 Cara Bikin Visa Australia Tembus Tanpa Agen Perjalanan

5 Cara Bikin Visa Australia Tembus Tanpa Agen Perjalanan

PlesirDunia.com – 5 Cara Bikin Visa Australia Tembus Tanpa Agen Perjalanan

Liburan menjadi salah satu momen yang paling ditunggu bagi setiap orang, apalagi bila sudah merasa penat dengan rutinitas harian yang kian padat dengan jadwal pekerjaan. Melarikan diri sejenak untuk menyegarkan pikiran kembali bisa menjadi cara ampuh untuk mengembalikan lagi energi dan semangat dalam diri, apalagi bagi seseorang yang memang hobi travelling. Jalan ke berbagai tempat mempesona dengan kecantikan alamnya yang luar biasa pun menjadi alternatif liburan individu maupun liburan keluarga yang menyenangkan untuk bisa lepas sejenak dari modernitas kota.



Contohnya, seperti tempat aktivitas wisata di australia yang malah banyak dijumpai di pelosok negeri hingga jauh di pedesaan yang relatif sepi dari hiruk-pikuk perkotaan. Namun, perlu diperhatikan terlebih dahulu ya, bila kamu tertarik berwisata ke australia, jangan lupa untuk mengurus visa terlebih dahulu. Nah, apakah kamu sudah tahu bagaimana cara membuat visa australia sendiri tanpa menggunakan jasa agen perjalanan? Yuk langsung saja simak step by step cara membuat visa australia tembus tanpa bantuan agen wisata berikut ini!

1. Tahap Pertama Yang Harus Traveller Lakukan Adalah Membuat  Jadwal Pertemuan Di Australia Visa Application Centre (AVAC)

Foto: unsplash.com

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh travellers yang ingin berpergian ke Australia adalah membuat jadwal pertemuan dengan lembaga yang telah dipercaya oleh Kedutaan Besar Australia. Lembaga tersebut adalah Australia Application Cetre (AVAC) yang berada di Kuningan City, Jakarta. Caranya pun cukup mudah kok, yaitu melakukan registrasi lebih dulu di halaman ini.

Tautan tersebut akan membawamu ke halaman pendaftaran jika kamu adalah pengguna baru. Namun, jika sebelumnya sudah pernah melakukan registrasi, cukup melakukan log in. Cara mendaftarnya pun sangat mudah, pemohon hanya diminta untuk mengisikan beberapa keterangan diri dan data paspor yang dimiliki.

Setelah mendaftar atau log in, pemohon bisa langsung mengajukan jadwal dengan memilih Schedule Appointment dan memilih tanggal, serta jam yang sudah tersedia di kalender. Setelah selesai memilih, akan ada pemberitahuan mengenai jadwal pertemuan antara pemohon dengan AVAC, yang akan dikirim melalui email terdaftar saat registrasi.

2. Catat Baik-Baik Dokumen Apa Saja Yang Dibutuhkan Untuk Mengurus Visa Australia

Foto: pexels.com

Setelah berhasil membuat jadwal pertemuan, langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat penting mengurus Visa Australia. Apa saja dokumen yang harus disediakan? Catat, ya!

Identitas Diri

Foto: pexels.com

Dokumen ini adalah jenis dokumen yang menunjukkan tentang identitas diri yang sebenar-benarnya. Identitas diri (ID) yang perlu dipersiapkan sekaligus menunjukkan status kewarganegaraan travellers adalah KTP. Pastikan KTP yang dimiliki sudah yang terbaru ya, atau yang masih valid masa berlakunya jika masih belum mendapatkan E-KTP. Berikut dokumen identitas lainnya yang harus disiapkan.

A. Paspor Asli Dan Fotokopi Paspor

Foto: unsplash.com

Yang paling menarik dari mengurus Visa Australia ini adalah, pemohon tidak perlu menyerahkan paspor asli kepada AVAC. Karena visa australia ini akan diberikan secara online dan akan dikirimkan melalui email, jadi halaman paspor tidak akan ditempeli dengan stiker visa lagi. Walaupun tidak perlu menyerahkan paspor asli, pemohon tetap perlu membawa paspor asli dan juga fotokopi paspor, meliputi bagian identitas diri termasuk juga dengan foto dan masa berlaku paspor. Jangan lupa sertakan juga halaman paspor yang memiliki stempel kunjungan dari visa negara lainnya.

B. Foto Close Up Terbaru

Foto: photo.walgreens.com

Sama halnya dengan mengurus pengajuan visa ke negara lainnya, saat mengurus visa australia pemohon juga akan dimintai pas foto. Namun khusus untuk visa australia, syarat pas fotonya adalah:

  • Memiliki ukuran 45 x 35 mm
  • Diambil tidak lebih dari enam bulan terakhir
  • Foto berwarna dengan background warna polos
  • Diambil dengan pandangan menatap ke depan dan wajah harus terlihat dengan jelas
  • Foto wajib menunjukkan bagian kepala dan pundak

C. Fotokopi Akta Kelahiran

Foto: joglosemarnews.com

Dokumen lain yang tidak boleh tertinggal adalah fotokopi akta kelahiran yang valid dan harus menunjukkan nama kedua orang tua pada dokumen Akta Kelahiran tersebut.

D. Fotokopi Data Perubahan Nama (Jika Ada)

Foto: unsplash.com

Dokumen ini hanya perlu dilampirkan jika pemohon pernah melakukan perubahan nama sebelumnya. Jika tidak pernah melakukan perubahan nama, maka tidak perlu untuk menyertakan dokumen ini untuk pengajuan Visa Australia Indonesia.



Dokumen Yang Menunjukkan Bahwa Kamu Adalah Seorang Visitor

Foto: pexels.com

Dokumen ini akan menunjukkan apa tujuan pemohon di Australia, misalnya untuk berlibur, menikah, bekerja, atau sebagai pelajar. Beberapa dokumen yang bisa dilampirkan adalah sebagai berikut.

A. Dokumen Keuangan

Foto: pexels.com

Dokumen ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi keuanganmu ketika di Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah uang yang dimiliki pemohon cukup untuk membiayai perjalanan selama di sana atau tidak. Dokumen ini bisa berupa rekening koran, slip gaji bulanan, bukti pembayaran dan pelaporan pajak di Indonesia, atau juga bisa menggunakan limit tagihan kartu kredit. Tidak harus semuanya dilampirkan, namun jika bisa melampirkan selengkap mungkin tentu akan lebih baik.

B. Surat Undangan (Jika Ada)

Foto: pexels.com

Jika kunjungan travellers ke Australia atas dasar undangan, baik dari sahabat, kerabat, maupun rekan kerja, maka lampirkanlah undangan tersebut. Dan apabila orang yang mengundang tersebut membiayai seluruh perjalananmu di Australia, maka berikanlah bukti bahwa pihak pengundang memiliki cukup biaya untuk memenuhi segala kebutuhan perjalananmu ke Australia.

C. Itinerary

Foto: pexels.com

Jika datang ke Australia sebagai turis dan hanya bertujuan untuk liburan saja, maka lampirkanlah itinerary atau disebut juga dengan rencana perjalanan. Bingung? Lampirkan saja dokumen pendukung yang travellers miliki, seperti bukti pemesanan hotel di Australia.

3. Ingin Lolos Pengajuan Visa Australia? Isi Formulir 1419 Ini Dengan Benar, Ya!

Foto: contohbang.blogspot.com

Siap-siap untuk menarik napas panjang-panjang sebelum mengisi formulir 1419 ini, karena ada 17 halaman formulir dengan total 53 kategori pertanyaan yang harus diisi. Isi semua data-datamu sebaik mungkin dan selengkap-lengkapnya. Pada formulir ini pula travellers harus menjelaskan tujuan perjalanan di Australia nanti.

Di formulir ini pula pemohon sebagai pemohon harus menjelaskan mengenai kondisi kesehatannya. Apakah memiliki kesehatan yang cukup untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Australia, Apakah memiliki potensi untuk membawa penyakit menular, atau mungkin kedatangan pemohon di sana untuk berobat.

4. Setelah Selesai Mengisi Formulir, Jangan Lupa Untuk Menyerahkan Dokumennya Ke AVAC

Foto: reesays.com

Setelah pemohon berhasil memenuhi semua persyaratan dan dokumen, langkah selanjutnya adalah menyerahkan dokumen tersebut ke AVAC. Terdapat dua alamat AVAC yang bisa travellers tuju, yaitu:

  • Jakarta : Kuningan City Lantai 2 No. L2-19, Jl. Prof.DR.Satrio Kav.18, Setiabudi, Jakarta 12940.
  • Bali       : Benoa Square Lantai 3 No. 7-9.3/A Jl. Baypass I Gusti Ngurah Rai No.21A Kedonganan, Kuta, Bali 80361.

Untuk AVAC yang beralamat di Jakarta ini berada satu ruangan dengan VFS Global yang juga menangani pengajuan Visa UK dan Visa New Zealand.

5. Setelah Melalui Proses Panjang, Sekarang Saatnya Menyelesaikan Biaya Administrasi

Foto: womkredi.com

Setelah dokumen dan persyaratan lengkap diserahkan, pemohon harus menunggu di ruang tunggu hingga namanya dipanggil. Setelahnya bisa langsung menuju ke loket untuk menyerahkan formulir aplikasi dan mengecek kelengkapan dokumen. Untuk pengajuan atau pembuatan Visa Australia, harga yang dikenakan untuk tujuan wisata adalah sekitar A$ 135 atau kira-kira sebesar Rp 1.410.000, belum termasuk Service Fee sebesar Rp158.000. Jika ingin mendapatkan update Email dan SMS mengenai peroses pembuatan visa, akan dikenai pula biaya tambahan sebanyak Rp 25.000,-.

Saat ini visa Australia tidak menggunakan sticker visa yang ditempel di paspor, melainkan melalui email. Data yang travellers serahkan waktu mengajukan visa sebelumnya langsung terkoneksi dengan sistem imigrasi Australia. Jadi, para travellers bisa langsung terbang dan menunjukkan paspor saja. Waktu yang dibutuhkan untuk pengajuan atau pembuatan Visa Australia berapa lama, ya? Nggak lama, kok! Rata-rata periode pembuatan Visa Australia ini adalah sekitar 14 hari kerja.



Tidak terlalu sulit ya cara membuat visa Australia ini? Semoga artikel ini bisa membantu para travellers yang ingin berlibur ke Australia ya! Ingin berhemat? Kenapa tidak memanfaatkan air miles untuk efesiensi budget travelling kamu? Tunggu apalagi, yuk langsung cek jadwal penerbangan dan nikmati liburan di negeri kanguru yang menyenangkan!

Jika travellers pernah mengalami pengajuan Visa Australia ditolak namun berhasil lolos pada pengajuan berikutnya, jangan lupa untuk berbagi tipsnya di kolom komentar, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *